Jakarta, kota metropolitan yang penuh sesak manusia. Dan akhirnya, kami (aku dan suamiku) tiba di tempat saudaraku di Jakarta pada sore hari. Di rumah, ternyata kami sudah ditunggu oleh tante L. Beliau ternyata berkali-kali telpon ke HP ku, sayangnya, sinyal SIMCARDku agak trouble,haha,,jadi gag ada satupun call dari tante yang masuk :)). Tapi tak mengapa, beliau hanya khawatir karena kami tak kunjung datang. Hehe,,soalnya kami sempat tersasar tapi untung gag jauh. Malamnya, kami dipanggil oleh tante dan Om untuk makan malam. Ada nasi goreng untuk 4 orang (Om, tante, aku dan suamiku, kebetulan anak-anak Om dan tante pada di Yogya semua), sudah menunggu di meja makan. Lezzaaatt...nyummiii :D. Setelah selesai makan malam, kami pun bergegas untuk beristirahat.
Perjalanan menjemput visa dilanjutkan oleh suamiku esok paginya. Sedangkan aku, suamiku menyuruhku untuk stay di rumah sementara. Akhirnyaa, suami pergi mengurus syarat-syarat yang dibutuhkan untuk penjemputan visa itu dan aku memasak di dapur, hehe,,jadi ibu rumah tangga dah :D. Alhamdulillah, tante dan om memperbolehkan kami untuk memakai peralatan yang ada di dapur beliau, hehe, karena tante pulangnya sore, sedangkan om juga sama. Jadi kita dipersilakan untuk memasak sendiri jika memang tidak ada lauk. Untungnya, rumah Om dan tante lumayan dekat dengan pasar, warung dan toko-toko jadi cukup mudah untuk kami membeli bahan-bahan yang akan dimanfaatkan untuk membuat masakan. :)
Jakarta yang biasanya panas, tak begitu panas lagi jika hujan sudah turun. Tapi yang membuat jengkel adalah tiap hujan pasti banyak banjir dan genangan air. Tambah macet yang berkepanjangan. Kasihan suamiku, terkadang dia harus terjebak macet di dalam bus transjakarta. Transjakarta yang sudah penuh sesak itu menjadi kian sesak lagi karena harus menunggu berjam-jam. But, nothing to lose, semua perjuangan alhamdulillah terbayar dengan manis. Allah telah memberikan rahmat dan berkahnya kepada kami, sehingga suamiku mendapatkan kemudahan dalam mendapatkan visa arab saudinya. Tepat sehari sebelum kami pulang, tanggal 21 Desember 2012, akhirnya suamiku mendapatkan visa Arab Saudi nya tanpa harus menunggu 4 hari. Alhamdulillah, persetujuan langsung dari konsulat kedutaan Arab Saudi di Indonesia membuat suamiku langsung bisa mendapatkan visa arab saudi dalam 1 hari. :)
Beberapa hari di Jakarta ini menambah pengalaman hidupku, terutama tambahan pengetahuan tempat kuliner dan tempat menarik di Jakarta. hehehe. Salah satu makanan yang sempat saya nikmati di Jakarta adalah Sroto dan Mendoan khas Banyumas. Hmm,, dingin-dingin makan yang anget-anget. Meski tempatnya sederhana, tapi rasanya recommended kok. Sroto nya bisa pilih Sroto daging sapi atau sroto daging ayam. Oh ya, bagi yang mau selain sroto, ada pilihan makanan yang lain juga, coba aja :)
 |
| Spanduk "Sroto dan Mendoan Eling-Eling" |
 |
| Bagian dalam rumah makan |
 |
| Sroto daging |
 |
| Mendoan khas Banyumas |
Selain itu, pada hari sabtu tanggal 15 Desember 2012, kami diajak Om untuk menghadiri acara pernikahan anak teman beliau. Pernikahan yang mewah menurutku, dan banyak makanan hehehehe kenyaangg :D. Selesai acara, Om R menawari kami untuk berjalan-jalan, karena aku belum pernah ke TMII, akhirnyaaa, kami pun pergi ke Taman Mini Indonesia Indah. Sebelum ke TMII, kami shalat dulu di Masjid At-Tin. Baru kali ini aku ke masjid ini. Masjidnya besar, halamannya luas, sehingga tak jarang masjid ini sering dipakai untuk acara pernikahan. Ada petugas yang selalu membersihkan ruangan wudhu dan kamar mandi nya, sehingga selalu bersih, jadi nyaman rasanya :).
 |
| Masjid At-Tin dari jauh |
 |
| Masjid At-Tin dari dekat |
 |
| Menuju ke dalam Masjid :) |
Selesai shalat, kamipun langsung menuju Taman Mini Indonesia Indah. And Finally, I saw a lot of interesting custom house in TMII :D.
Ceritanya bersambung lagi yaaa... ;)
Komentar
Posting Komentar